Sabtu, 29 Juli 2017

Batik Semakin Asik

Batik Semakin Asik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Pratama Puji

Batik adalah warisan budaya asli Indonesia. Tak terhitung banyaknya motif dan corak batik yang ada di pelosok negeri ini, mulai dari batik Sumatera, batik Yogyakarta, batik Pekalongan, batik Cirebon, bahkan batik Papua. Semuanya memiliki ciri khas masing-masing, simbol dari keragaman warna dalam satu ikatan Bhinekka Tunggal Ika.

Oleh karena itu, ketika terjadi peristiwa klaim batik oleh negeri tetangga, bangsa ini mencak-mencak. Rasa nasionalisme pun muncul, tidak rela melihat warisan nenek moyang kita “dicuri” oleh negara lain. Syukurlah peristiwa tersebut dapat diakhiri dengan penetapan UNESCO PBB bahwa batik memang made in Indonesia. Moment bersejarah tersebut tak dapat dilupakan karena bapak Presiden juga menetapkan tanggal 20 September 2009 sebagai Hari Batik Nasional.

Lantas ketika Batik sudah ditetapkan sebagai budaya asli Indonesia, apakah kita bangga dengan warisan budaya kita sendiri? Dulu, perasaan malu ketika harus memakai batik sempat muncul karena orang memakai batik dianggap kuno, batik identik dengan golongan tua atau orang yang mau pergi “kondangan atau hajatan” saja, namun harus diakui perasaan itulah yang membuat batik kurang mendapat tempat di negeri sendiri, nilai-nilai batik kurang dilestarikan. Akibatnya jelas, terjadi peristiwa klaim di at
... baca selengkapnya di Batik Semakin Asik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 27 Juli 2017

Wiro Sableng #45 : Manusia Halilintar

Wiro Sableng #45 : Manusia Halilintar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

1HUJAN TURUN DERAS, halilintar menyambar ganas dan guntur menggelegar menggoncang bumi. Dalam keadaan seperti itu Kebo Hijo terus melakukan pengejaran atas diri orang yang lari di depannya. Tubuhnya dan pakaiannya bukan saja telah basah kuyup oleh air hujan, tapi juga oleh cucuran keringatnya sendiri.

"Raih Jenar keparat!" memaki Kebo Hijo seraya kepalkan tangan kanannya. "Kowe boleh lari ke ujung dunia! Boleh terbang menembus langit! Atau mencebur ke dalam laut! Tapi jangan harap kau bisa lolos! Sebentar lagi akan kubekuk dan kupatahkan batang lehermu! Awas kalau kotak hitam itu tidak kau serahkan padaku!"

Orang yang dikejar larinya sebat sekali tanda memiliki ilmu yang cukup andal. Namun Kebo Hijo sendiri juga memiliki kepandaian. Dalam waktu singkat dia pasti dapat mengejar orang di depannya itu. Raih Jenar lari seperti setan. Sesekali dia menoleh kebelakang dan orang ini memaki habis-habisan setiap Kali melihat pengejarnya tambah dekat. Tangan kirinya menekan ke pinggang di mana tersembunyi sebuah kotak hitam terbuat dari batu. Tangan kanannya setiap saat meraba ke bagian lain dan pinggang tempat dia menyisipkan sebilah keras.

"Berani kau mendekat, kukoyak tubuhmu!" mengancam Raih Jenar dalam hati.

Hujan tambah lebat. Kejar mengejar itu semakin seru. Raih Jenar lari ke daerah persawahan di kaki bukit. Sepasang kakinya laksana
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #45 : Manusia Halilintar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1